Workshop Penelitian Al-Qur'an dan Hadis

Selasa, 26 November 2019 Program Studi Magister Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam kembali menyelenggarakan Pelatihan Penelitian Al-Qur'an dan Hadis. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan program magister AFI yang bertujuan untuk menunjang kemampuan mahasiswa dalam penelitian terhadap Al-Qur'an dan Hadis. Oleh karenanya, AFI mengundang pemateri yang konsen dibidang tersebut. Yaitu Dosen IAIN Surakarta Dr. Islah Gusmian, M.Ag dan Dosen Stiba SlemanDr. M. Anis Masduqi, M.A keduanya alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hadir dalam kegiatan di atas adalah ketua Dr. H. Zuhri, M.Ag dan Sekretaris prodi Dr. Iqbal, M.A., dosen dan staf ushuluddin beserta ratusan mahasiswa semester tiga AFI. Selain itu Beragam hal yang dijelaskan dan diberikan oleh nara sumber dijadikan sebagai memperluas cakrawala penelitian al-Qur'an dan Hadis dan mengintegrasikan dengan ilmu sosial lainnya.
Setidaknya mahasiswa yang hadir ini mendapatkan pencerahan atas share ilmu para pakar bidangnya.

Direktur Lembaga penelitian Javanish mendahului sesi satu menjadi pemateri. Islah menjelaskan tiga poin yang perlu fahami. Pertama mengenai topik-topik seputar kajian al-Qur'an, dimana memilih topik sangat mempengaruhi cara penulis memilahnya. Kedua dinamika penelitian saat ini adalah dunia internet. Dengannya, visual dan media menjadi tren tersendiri yang hampir satu dekade menjadi pilihan utama. Ketiga bagaimana mahasiswa mampu mengaplikasikan dan mendalami sebuah teori yang bisa dijadikan pisau dalam meneliti. Imbau pakar manuskrip tafsir nusantara tersebut. Selain itu, islah menutup statement "Mahasiswa yang meneliti tafsir lokal diharapkan menjadi rujukan kedepan, tidak lagi merujuk kepada peneliti luar." Tegasnya.

Sedangkan pemateri kedua, dosen lulusan Al-Azhar menjelaskan pengalaman ketika melakukan penelitian hadis. selama ini. Kajian hadis perlu kritik yang mendalam tidak berhenti pada sanad dan matan bahkan mengembangkan dan mengkoneksikan dengan keilmuan sosial semisal antropolog, sosiologi, sejarah, sains dll. Dengan demikian, Kesimpulan yang disampaikan adalah mengintegrasi-interkonegsikan dengan ragam kajian lain.

Acara ini diakhir dengan bersua foto antara peserta pelatihan dengan pemateri. Namun sebelum itu, sesi pertama yang dimoderatori Adlan Ryan Habibie, M.Ag diberi kesempatan sesi tanya jawab dengan antusias peserta aktif interaktif mendiskusikan di sesi pertama. Kemudian sesi kedua Ada beberapa penanya yang mengajukan kepada pemateri kedua yang dikomandoi oleh Effendi Choiri, M.Ag. Semoga berkah. (RZI)